PNS dan P3K Masuk dalam Kategori ASN. sumber: ristrekdikti.go.id

Nasional

Asyik Jadwal Telah Tiba, Rekrutmen P3K Guru Honorer Bakal Dibuka Februari

DPRD Kota Magelang

JAKARTA - Teka-teki kapan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dibuka, kini terjawab sudah. Setelah usai perekrutan CPNS, Pemerintah Pusat langsung akan tancap gas membuka perekrutan tersebut. Di antara formasinya adalah guru.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyatakan, sesuai pembicaraan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Rereformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin, diisepakati untuk rekrutmen calon P3K dari guru honorer adalah Februari.

“Mudah-mudahan ini bisa terlaksana," kata Muhadjir dilansir jpnn.com.

Dia mengungkapkan, sesuai kesepakatan dengan DPR, ada 150.669 guru honorer K2 yang akan direkrut menjadi PPPK. Namun, mengingat ada yang belum memiliki ijazah S1, maka 74.794 guru belum bisa diangkat tahun depan.

"Kalau tidak S1 dan tetap dipaksakan diangkat PPPK bisa ramai-ramai masuk penjara kita," celetuknya.

Dia menjamin, 74.794 guru honorer K2 yang sudah masuk data base itu akan diproses pengangkatannya begitu syarat S1 sudah terpenuhi. Sebagaimana diketahui, dalam PP No 49 Tahun 2018 tentang Manajemen P3K, bahwa untuk bisa menjadi P3K harus melalui tes, layaknya tes CPNS.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Reni Marlinawati mendesak pemerintah untuk mengangkat seluruh guru honorer (kategori dua) yang tidak memenuhi syarat CPNS menjadi P3K. Pengangkatan mereka pun harus tanpa tes. Artinya, tes sekadar formalitas.

"Pengangkatan mereka harus dipermudah karena mereka sudah puluhan tahun mengabdi," kata Reni.

Dia membeberkan data, jumlah guru honorer K2 yang masuk data base sebanyak 157.210 orang. Yang memenuhi syarat CPNS sehanyak 12.883. Dari jumlah itu yang bisa ikut tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS sebanyak 8.498 orang. Namun yang lolos SKD hanya 6.541 orang.

"Nah, dari 157.210 itu ada 144.327 guru honorer K2 yang tidak bisa ikut tes CPNS karena usianya di atas 35 tahun. Itu sebabnya kami mendorong pemerintah untuk menjadikan mereka jadi P3K, tanpa tes yang rumit," tegasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Dirgahayu RI Kota Magelang