Badan penerbangan dan antariksa Amerika Serikat, NASA. (Ilustrasi: antaranews.com)

Internasional

Teliti Protista, Siswa SMU Sumut Berprestasi di NASA


MEDAN – Siswa SMU Chandra Kumala Medan, Sumatera Utara (Sumut) berhasil menempati posisi lima besar tingkat internasional dalam penelitian di National Aeronautics and Space Administration (NASA). Penelitian para siswa yang disampaikan ke NASA adalah mengamati ‘Pertumbuhan Slime Mold di Dalam 3D Maze’.

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengapresiasi prestasi siswa tersebut. Terlebih para siswa SMU Chandra Kumala berhasil mengalahkan tim SMU dari berbagai negara.

“Keberhasilan meraih lima besar dalam penelitian di NASA atau Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat itu, sungguh mengagumkan,” ujarnya di Medan.

Musa menegaskan, keberhasilan siswa Sumut itu semakin menguatkan niat Pemprov Sumut untuk memberikan beasiswa belajar ke luar negeri kepada siswa yang berprestasi. Program beasiswa ke luar negeri itu sudah dibahas dengan Pemerintah Rusia saat melakukan lawatan ke negara itu dan mendapat respons positif.

Bagi siswa yang dapat beasiswa itu akan diwajibkan mengabdi selama dua tahun ke Pemprov Sumut dengan tentunya mendapat gaji. Setelah masa tugas dua tahun, penerima beasiswa boleh mencari pekerjaan lain.

“Tidak sedikit pemuda-pemudi yang sudah berhasil memilih mengabdi ke negara lain. Itu terjadi karena tidak adanya perhatian dari pemerintah,” katanya.

Beberapa Kali Ditolak

Sementara Kepala SMU Chandra Kumala, Rita mengatakan program penelitian yang dilakukan para siswa tersebut sudah dilakukan sejak 2016. “Proposal yang disampaikan beberapa kali ditolak NASA. Tapi kami tidak pernah menyerah, hingga akhirnya penelitian siswa diterima dan berhasil masuk lima besar,” ujar Rita.

Dilansir antaranews.com, Rita menjelaskan, Slime Mold atau yang nama latin ilmiahnya adalah Physarum polycephalum adalah suatu makhluk hidup berjenis protista. Makhluk ini sensitif terhadap cahaya dan bereaksi terhadap rangsangan, seperti makanan dan air.

Baca Juga :  Dosen STAINU Lolos Seleksi Penelitian Diktis Kemenag

Ia akan tumbuh dan membuat cabang-cabang untuk mencapai sumber makannya. Salah satu siswa dari tim peneliti, Diah Purwarini menjelaskan, Slime Mold termasuk dalam jenis protista yang belum banyak diteliti.

“Makhluk itu seperti seolah memiliki kebersatuan otak yang primitif dalam tumbuh dan bergerak bersama-sama mencapai tujuannya, khususnya mencari sumber makanan,” ungkapnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ucapan Pemkot