Sebanyak 20 mahasiswa UM Magelang, Jawa Tengah mengikuti Diksar di Lereng Sumbing, Kacamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Para mahasiswa menerima beberapa materi dari narasumber yang berpengalaman. foto : LPM Tidar 21

Daerah

Diksar LPM Tidar 21, Munculkan Sikap Kritis Mahasiswa


MAGELANG – Kegiatan rutin tahunan, Pendidikan Dasar (Diksar) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Tidar 21 Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Jawa Tengah kembali digelar di kawasan Pegunungan Lereng Sumbing. Sebanyak 20 mahasiswa dari berbagai fakultas membaur jadi satu di Dusun Dampit, Desa Dampit, Kacamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Mereka menerima beberapa materi dari narasumber yang dihadirkan panitia.

Materi yang disampaikan diantaranya mulai dari kepemimpinan dan sejarah LPM Tidar 21 UM Magelang. Selanjutnya peserta mendapatkan materi tentang jurnalistik, foto, video, dan materi keorganisasian.

Para pemateri merupakan jebolan dari LPM Tidar 21 yang sudah berkiprah di dunia profesional, seperti Malik Salman (Editor Surat Kabar Harian Magelang Ekspres), Adi Daya Perdana (Ketua Persatuan Wartawan Indonesia / PWI Kota Magelang), dan lain sebagainya.

“Kesan dari saya pribadi enak sih, dapat banyak ilmu. Jadi mengerti apa itu pengenalan tentang videografi, jurnalistik dan fotografi,” kata salah satu peserta, Egis.

Diksar LPM Tidar 21 berlangsung selama empat hari tiga malam, mulai dari 27-30 November 2018. Menurut Ketua Umum LPM Tidar 21 M Thariq Bintoro, pendidikan dasar merupakan agenda tahunan yang ditujukan untuk merekrut anggota baru. Kegiatan diisi dengan berbagai macam pelatihan dan materi dari setiap divisi yang ada.

Diksar kali ini, panitia sepakat mengangkat tema “Membentuk Kepribadian Pers Berjiwa Kritis dan Bertanggung Jawab”. Tema ini ditonjolkan tidak lepas dari kondisi mahasiswa yang diharapkan selalu bersikap kritis dimana pun berada. Mulai dari lingkungan masyarakat sekitar maupun di lingkungan kampus.

Sikap kritis ini kemudian diharapkan bisa diterapkan dalam bentuk karya. Mulai dari karya jurnalistik, fotografi maupun video. LPM Tidar 21 memiliki media independen “koran kampus” yang terbit secara berkala setiap bulan dan majalah setiap tahunan.

“Kedepan, mahasiswa baru LPM Tidar 21 diharapkan mampu menuangkan sikap kritis di lingkungan kampus. Sehingga bisa melihat persoalan di kampus dengan obyektif,” jelasnya. (*)

 

 

*Advan Prima 

Ketua Divisi Jurnalistik LPM Tidar 21.

Apa Tanggapan Anda ?