Internasional

Beasiswa Unpad untuk 16 Pelajar Palestina

JATINANGOR - Hubungan baik yang sudah terjalin antara Pemerintah Indonesia dengan Palestina perlu terus dijaga. Di bidang pendidikan, Indonesia memberikan ruang yang cukup lebar agar warga Palestina menuntut ilmu di perguruan tinggi Indonesia. Salah satu bentuknya berupa pemberian beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa Palestina  di Indonesia.

“Ini merupakan salah satu upaya Indonesia untuk mempersiapkan generasi muda Palestina,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.

Retno menyampaikan itu saat Universitas Padjadjaran, Jawa Barat melangsungkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia H.E. Zuhair SM. Al Shun, di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. Retno mengatakan, Unpad bersama Forum Rektor Indonesia telah berkomitmen memberikan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa asal Palestina.

Untuk itu, selain Unpad, sejumlah lembaga nasional lainnya juga turut menandatangani dokumen perjanjian dalam upaya memberikan bantuan bagi Palestina. Perjanjian yang ditandatangani tersebut, yaitu: MoU Joint Commission Indonesia-Palestina, Dana Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina, BAZNAS-UNRWA, Jordan Hashemite Charity Organization, Forum Rektor Indonesia, KBRI Amman, dan Kedubes Palestina di Jakarta.

Sementara itu Universitas Padjadjaran mengaku berkomitmen membantu masyarakat Palestina memajukan negerinya. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama oleh Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad dengan Duta Besar Palestina untuk Indonesia H.E. Zuhair SM. Al Shun.

“Unpad mendukung program solidaritas terhadap Palestina sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945 dan Konferensi Asia Afrika,” ujar Rektor.

Isi dari kerja sama ini adalah memberikan kesempatan bagi mahasiswa asal Palestina untuk melanjutkan studi di Unpad. Sebanyak 16 orang akan diberikan beasiswa penuh oleh Unpad untuk melanjutkan studi Sarjana. Hasil dari pendidikan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk membangun Palestina.

Penandatanganan PKS dilakukan dalam pertemuan konsultasi bilateral Indonesia-Palestina yang difasilitasi Kemenlu RI. Penandatanganan ini juga disaksikan langsung Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?