Nasional

Fakta CPNS 2018, Pelamar Terbanyak Hingga Penundaan Seleksi

JAKARTA - Dibanding dengan pelamar CPNS tahun-tahun sebelumnya, pelamar CPNS tahun 2018 terbanyak dalam sejarah. Pusat Data SSCN BKN mencatat bahwa, akun pelamar CPNS tahun ini mencapai 4.436.694 pelamar.

Dari jumlah tersebut, terdata sudah memilih instansi sebanyak 3.782.685 pelamar, dan sebanyak 3.627.981 sudah menyatakan submit.

“Sementara pelamar CPNS tahun 2014 tercatat mencapai 2,6 juta. Sedangkan tahun 2017 hanya mencapai 2,4 juta,” tulis Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Ttd Mohammad Ridwan dalam rilisnya.

Berikut top 5 universitas asal pelamar terbanyak:

1) Universitas Terbuka: 102,229 pelamar
2) Universitas Pendidikan Indonesia: 33,647 pelamar
3) Universitas Negeri Padang: 31,330 pelamar
4) Universitas Negeri Semarang: 31,155 pelamar
5) Universitas Brawijaya: 29,488 pelamar

Top 5 program studi asal pelamar terbanyak:

1) Pendidikan Guru Sekolah Dasar: 190,804 pelamar
2) Kebidanan: 166,117 pelamar
3) Pendidikan Agama Islam: 162,340 pelamar
4) Manajemen: 160,007 pelamar
5) Akuntansi: 155,174 pelamar

Di daerah bencana tes ditunda tahun 2019

Masa pendaftaran CPNS via portal SSCN yang semula direncanakan akan ditutup pada 10 Oktober 2018, akhirnya diperpanjangan hingga 15 Oktober 2018. Hal tersebut diputuskan dalam rapat Panselnas yang berlangsung Selasa, 2 Oktober 2018 di Kantor KemenPANRB, Jakarta.

“Sebagai bahan pertimbangan atas perpanjangan masa pendaftaran tersebut adalah terjadinya bencana di beberapa daerah di Indonesia seperti gempa di NTB, serta gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Serta, masalah ketidaksesuaian data kependudukan, sulitnya akses ke web SSCN pada awal masa pendaftaran,” jelasnya.

Penundaan pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun 2018, khusus untuk wilayah yang terdampak bencana alam gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Panselnas CPNS memutuskan pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018 untuk formasi daerah di Pemprov Sulawesi Tengah, Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong kemungkinan akan ditunda hingga tahun 2019.

“Selain itu, untuk formasi CPNS daerah di wilayah Papua dan Papua Barat, pelaksanaan seleksi CPNS akan dilakukan secara terpisah,” katanya.

Di Bengkulu juga ditunda

Permintaan Penundaan seleksi CPNS tahun 2018 oleh Pemkot Bengkulu atas permintaan sendiri, saat proses pendaftaran online CPNS 2018. Penundaan tersebut di antaranya didasari oleh rasio pegawai di lingkungan Pemkot Bengkulu masih cukup dan banyaknya PNS yang mutasi ke Pemkot Bengkulu.

Alasan berikutnya adalah beban APBD Pemkot Bengkulu untuk belanja pegawai mencapai 55% dari total APBD, di mana dinilai memberatkan bagi Pemkot Bengkulu.

“Dan alasan lainnya adalah daya dukung dana untuk pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS tahun anggaran 2018 di lingkungan Pemkot Bengkulu tidak mencukupi,” jelasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?