Daerah

SMPN 3 dan SMPN 8 Tangsel Unjuk Kebolehan di Ajang PIF 2018

BANTEN - ACARA Puspiptek Inovation Festival (PIF) 2018 dijadikan ajang bagi pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten menunjukkan kebolehannya dalam membuat alat teknologi. Ajang PIF ini sudah belangsung empat hari, terhitung sejak akhir September 2018.

Dalam ajang ini, SMPN 3 Kota Tangsel membuat dispenser mini, pembangkit listrik tenaga angin mini. Sementara, SMPN 8 membuat miniatur rumah ramah lingkungan.

“Dunia pendidikan tentunya akan bekerja keras untuk membangun generasi pelajar yang kreatif dan berinovasi seperti ini. Dengan begitu, mereka akan menghasilkan karya-karya terbaiknya,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono, seperti dikutip rmolbanten.com.

Menurut Taryono, adanya PIF 2018 ini dapat memacu kreativitas siswa untuk membuat dan menunjukkan hasil karyanya di depan umum. Serta, menjelaskan hasil karyanya secara detail.

Taryono menuturkan, di perhelatan PIF ini antusias pengunjung cukup tinggi. Dindikbud Tangsel berencana membuat event seperti ini untuk memberikan kesempatan sekolah lain memamerkan karya inovasi buatan siswa maupun sekolahnya.

“Ini sebenarnya kesempatan yang baik untuk sekolah. Tapi ini merupakan hasil seleksi dari Puspiptek, jadi hanya beberapa sekolah saja yang bisa menunjukkan karyanya,” tuturnya.

Dengan antusiasme tinggi, kata Taryono, menjadi pekerjaan rumah pihaknya merencanakan even yang lebih luas se Kota Tangsel. Di setiap sekolah harus digalakkan ekstra kurikuler sains, karena banyak siswa hebat dan berkemampuan dalam berkresasi. Taryono menandaskan Dindikbud Tangsel akan merencanakan lomba inovasi seperti ini di waktu mendatang.

 

Siedoo/NSK

Apa Tanggapan Anda ?